Nama : Walang Klopo / Sugar Glider
Alamat : Kebun Kelapa
Status : Pengerat

ugar glider adalah mamalia berkantung kecil (marsupial) nokturnal asli Australia, Indonesia, dan Papua Nugini, dikenal karena kemampuannya meluncur di udara menggunakan selaput kulit (patagium) dari pergelangan tangan ke pergelangan kaki, serta populer sebagai hewan peliharaan karena penampilannya yang imut dan sifatnya yang jinak, meskipun membutuhkan perawatan khusus. Mereka suka makan nektar, buah, serangga, dan hidup dalam koloni besar.
Ciri-ciri Utama:
- Marsupial: Satu keluarga dengan kanguru dan koala.
- Nokturnal: Aktif di malam hari dan tidur di siang hari.
- Patagium: Selaput kulit untuk meluncur antar pohon.
- Omnivora: Makan buah, nektar, serangga, hingga hewan kecil.
- Sosial: Hidup dalam kelompok besar di alam liar.
- Ukuran: Sebesar telapak tangan, berat 80-160 gram.
Habitat Alami & Peliharaan:
- Habitat: Hutan tropis di Australia, Indonesia, dan Papua Nugini.
- Peliharaan: Populer karena jinak dan mudah dipelihara jika dirawat dengan benar, tetapi kebutuhan diet dan sosialnya kompleks, sering dijuluki “beruang gula” di AS.
Fakta Menarik:
- Nama “sugar” karena suka makan manis seperti nektar, “glider” karena bisa meluncur.
- Bisa mengalami stres dan depresi jika kesepian atau kandangnya tidak nyaman.
- Bisa mengeluarkan cairan berbau asam saat takut untuk mengusir predator.